Sejak lahir, aku hidup di dataran tinggi, tepatnya di kaki gunung Sumbing. Di sebuah kota kecil nan indah permai bernama MAGELANG. Konon katanya, diberi nama Magelang karena kotaku ini dikelilingi oleh gunung dan bukit yang jika dilihat dari udara berbentuk seperti gelang. Ga percaya?? Buktiin aja sendiri. Tak salah jika udara di Magelang sangatlah sejuk dan membuat orang malas menyentuh air, mandi.
Namun, karena sudah sangat terbiasanya saya dengan tempat ini, saya jadi tidak menyadari betapa indahnya kampung halaman saya selama ini. Dan saya baru menyadarinya setelah saya lama merantau ke Solo yang panas dan cukup semrawut, membuat saya selalu kangen dengan Magelang, walaupun rumah saya selalu dikatakan nDeso, namun keindahannya tak akan tergantikan .
*backsound Ipank – pelangi dan matahari*
Continue reading